4 Tempat wisata Terpopuler Aceh
Jika kita berkata mengenai lokasi wisata di Indonesia, tentunya ada tidak sedikit sekali tujuan wisata yang dapat kita kunjungi. sebagaimana yang anda ketahui bahwa Indonesia ialah sebuah negara yang memiliki tidak sedikit sekali tujuan wisata menarik. salah satu tujuan wisata yang lumayan menarik guna di kunjungi ialah Aceh. Banyak sekali lokasi wisata di Aceh yang dapat kita jadikan sebagai salah satu tujuan wisata yang menyenangkan.
Apalagi pelbagai jenis tujuan wisata dapat anda temukan di Kota Serambi Mekah ini. Mungkin memang belum tidak sedikit yang mengetahui tentang potensi wisata kota Aceh. Namun, pada dasarnya Provinsi yang terdapat di Ujung Utara Pulau Sumatra ini memang menyimpan tidak sedikit sekali potensi wisata yang mengagumkan.
Kali ini anda akan membicarakan mengenai di antara jenis pekerjaan wisata yang dapat kita kerjakan di Aceh. Ada tidak sedikit sekali tujuan wisata seru di Aceh salah satunya ialah destinasi wisata sejarah di Aceh yang dapat kita kunjungi. Aceh memang menyimpan tidak sedikit sekali tempat wisata sejarah yang menarik. Beberapa tempat tersebut seperti
1. Kerkhof Peucut
Kerkhof PeucutTempat wisata sejarah di aceh yang satu ini memang paling kental dengan nuansa penjajahan Belanda. Sebagaimana yang anda ketahui bahwa Aceh adalah salah satu wilayah yang tidak jarang kali gencar mengerjakan serangan untuk penjajah Belanda. Hal ini dapat diperlihatkan dengan eksistensi kompleks makam ini.
Lokasi dari santap ini sendiri terletak di Desa Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Kompleks makam yang satu ini adalah salah satu lokasi wisata yang tidak sedikit dikunjungi turis asing di area Aceh. Mereka yang datang berangjangsana ke area ini kebanyakan ialah wisatawan dari belanda. Apalagi kerajaan Belanda sangat membubuhkan hormat untuk masyarakat Aceh sebab masih mengasuh dengan baik perumahan makam tersebut. Jika kita berangjangsana maka anda akan dapat menonton 2.200 nisan yang berderet di dalam perumahan makam tersebut. Semu itu ialah korban dari pertempuran antara Belanda dan rakyat Aceh.
Perang Aceh sendiri dilangsungkan pada 1873-1904, dalam masa proses perang itu pihak Belanda tidak sedikit sekali menelan kekalahan. Bahkan perang aceh adalah salah satu perang terjelek yang pernah dijalani oleh Belanda. Kompleks makam ini memang paling tertata apik dan bersih,serta rindang. Tak mencengangkan memang andai kawasan wisata yang satu ini adalah salah satu tujuan wisata yang cukup tidak sedikit di kunjungi oleh masyarakat Aceh. Makam ini sendiri adalah salah satu makam terluas Belanda yang sedang di luar negara mereka sendiri. Makam ini sendiri terdapat suatu makam yang jauh bertolak belakang dengan makam yang lain. makam yang satu ini terletak agak menjauh. Makam tersebut ialah makam Meurah Pupok, anak Sultan Iskandar Muda yang dihukum oleh ayahnya karena melakukan zina.
2. Benteng Anoi Itam
Benteng Anoi ItamTempat Wisata Sejarah di Aceh yang satu ini memang lumayan unik dan menarik. Wisata yang satu ini merupakan tujuan wisata peninggalan jepang yang berada di area aceh. Lebih tepatnya berada di area pulau sabang. Sebagai salah satu susunan obyek wisata di Aceh, Benteng Anoi Itam ini sendiri memang menyimpan tidak sedikit sekali nilai sejarah. Benteng ini sebetulnya adalah sebuah perumahan perbentengan dan gudang penyimpanan amunisi.
Jika kita berangjangsana ke area ini, maka anda akan bisa melihat sejumlah buah benteng yang dihubungkan oleh terowongan. Namun, sekarang oleh pemerintah setempat terowongan-terowongan tersebut sudah ditutup. Hal tersebut dilaksanakan untuk ketenteraman masyarakat aceh. Dengan banyaknya jumlah benteng yang terdapat di area ini, maka tidak sedikit orang yang menyinggung bahwa kota Sabang ialah kota Seribu Benteng.
Benteng ini sendiri dipakai oleh Pasukan jepang mengawasi area perairan laut Aceh. Maka tak mengherankan andai kawasan wisata yang satu ini mempunyai keindahan pemandangan yang menakjubkan. Dari area benteng ini, maka pandangan anda akan paling jelas menyaksikan lautan aceh yang membiru. Pastinya urusan ini bakal langsung unik hati siapa saja yang datang berangjangsana ke area benteng ini.
3. Benteng Indra Patra
Benteng Indra PatraAceh memang familiar sebagai di antara pusat penyebaran agama Islam di Indonesia. Provinsi ini merupakan wilayah yang familiar benar-benar menegangkan hukum syariat islam. Namun, siapa yang menduga bahwa jauh sebelum pengaruh islam datang ke Aceh. Banyak sekali pemeluk agama Hindu yang berada di wilayah ini.
Salah satu buktinya ialah keberadaan Benteng Indra Patra. Benteng yang satu ini adalah salah satu bentang yang di dirikan oleh kerajaan Lemur. Sebenarnya, benteng Indra Patra ini sendiri ialah bagian dari suatu kompoleks perbentengan. Kompleks perbentengan itu dapat anda temukan dalam rangkaian Trail Aceh Lhee Sagoe. Dalam rangkaian tersebut ada tiga buah benteng yang tersusun menyusun segitiga.
Sebagai salah satu tujuan lokasi wisata di aceh besar, eksistensi dari benteng yang satu ini memang tidak banyak terlupakan. Benteng yang satu ini dapat dikatakan lumayan kokoh dan gagah, bangunan benteng yang tercipta dari rangkaian batu gunung dengan tebal 2 meter ini memang masih dapat dilihat sisa-sisa kebesarannya. Benteng yang sedang di Pantai Ujong Batee, Desa Ladong, Jalan Krueng Jaya, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, ini masih menjadi salah satu tujuan wisata yang tidak sedikit di kunjungi oleh wisatawan ketika musim cuti telah tiba.
4. Museum Tsunami
Museum TsunamiWisata sejarah di Aceh yang satu ini barangkali agak bertolak belakang jika dikomparasikan dengan tujuan wisata yang lain. Nilai sejarah yang terdapat dan terdapat dalam tujuan wisata yang satu ini, bukanlah tentang penjajahan belanda atau jepang. Seperti namanya Museum Tsunami Aceh ini memang menyimpan sejarah tentang kejadian yang terjadi pada 2004 silam. Tragedi dimana gelombang tsunami menghancurkan Aceh.
Pembuatan Museum ini sendiri memiliki sekian banyak macam tujuan, selain dipakai untuk pendidikan dan tentang para korban yang sudah meninggal. Gedung museum ini juga dapat dijadikan sebagai lokasi perlindungan andai seandainya kejadian yang sama bakal terulang. Museum yang terletak di Jalan Iskandar Muda, Kota Banda Aceh, ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tahun 2008 silam. Kemegahan dan keindahan dari bangunan museum yang satu ini memang tak dapat di abaikan begitu saja.
Barang yang dipajang di Museum ini sendiri memang terdiri dari dagangan yang bersangkutan erat dengan kejadian tsunami pada masa-masa itu. Mereka yang datang berangjangsana ke area ini tak melulu berasal dari aceh saja. Namun tak tidak banyak yang datang dari luar aceh, untuk menyaksikan kemegahan dan kisah mengenai tsunami 2004 silam.
Selain tempat yang dilafalkan di atas, masih ada sejumlah lokasi beda seperti
Itu tadi sejumlah lokasi wisata sejarah di Aceh yang dapat kalian kunjungi. Selain dapat menjadi sebuah tujuan wisata yang menarik dan menyenangkan. Kawasan itu juga dapat menambah pengetahuan kita tentang sejarah di kota Aceh. Semoga informasi tadi bermanfaat.
Apalagi pelbagai jenis tujuan wisata dapat anda temukan di Kota Serambi Mekah ini. Mungkin memang belum tidak sedikit yang mengetahui tentang potensi wisata kota Aceh. Namun, pada dasarnya Provinsi yang terdapat di Ujung Utara Pulau Sumatra ini memang menyimpan tidak sedikit sekali potensi wisata yang mengagumkan.
Kali ini anda akan membicarakan mengenai di antara jenis pekerjaan wisata yang dapat kita kerjakan di Aceh. Ada tidak sedikit sekali tujuan wisata seru di Aceh salah satunya ialah destinasi wisata sejarah di Aceh yang dapat kita kunjungi. Aceh memang menyimpan tidak sedikit sekali tempat wisata sejarah yang menarik. Beberapa tempat tersebut seperti
1. Kerkhof Peucut
Kerkhof PeucutTempat wisata sejarah di aceh yang satu ini memang paling kental dengan nuansa penjajahan Belanda. Sebagaimana yang anda ketahui bahwa Aceh adalah salah satu wilayah yang tidak jarang kali gencar mengerjakan serangan untuk penjajah Belanda. Hal ini dapat diperlihatkan dengan eksistensi kompleks makam ini.
Lokasi dari santap ini sendiri terletak di Desa Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Kompleks makam yang satu ini adalah salah satu lokasi wisata yang tidak sedikit dikunjungi turis asing di area Aceh. Mereka yang datang berangjangsana ke area ini kebanyakan ialah wisatawan dari belanda. Apalagi kerajaan Belanda sangat membubuhkan hormat untuk masyarakat Aceh sebab masih mengasuh dengan baik perumahan makam tersebut. Jika kita berangjangsana maka anda akan dapat menonton 2.200 nisan yang berderet di dalam perumahan makam tersebut. Semu itu ialah korban dari pertempuran antara Belanda dan rakyat Aceh.
Perang Aceh sendiri dilangsungkan pada 1873-1904, dalam masa proses perang itu pihak Belanda tidak sedikit sekali menelan kekalahan. Bahkan perang aceh adalah salah satu perang terjelek yang pernah dijalani oleh Belanda. Kompleks makam ini memang paling tertata apik dan bersih,serta rindang. Tak mencengangkan memang andai kawasan wisata yang satu ini adalah salah satu tujuan wisata yang cukup tidak sedikit di kunjungi oleh masyarakat Aceh. Makam ini sendiri adalah salah satu makam terluas Belanda yang sedang di luar negara mereka sendiri. Makam ini sendiri terdapat suatu makam yang jauh bertolak belakang dengan makam yang lain. makam yang satu ini terletak agak menjauh. Makam tersebut ialah makam Meurah Pupok, anak Sultan Iskandar Muda yang dihukum oleh ayahnya karena melakukan zina.
2. Benteng Anoi Itam
Benteng Anoi ItamTempat Wisata Sejarah di Aceh yang satu ini memang lumayan unik dan menarik. Wisata yang satu ini merupakan tujuan wisata peninggalan jepang yang berada di area aceh. Lebih tepatnya berada di area pulau sabang. Sebagai salah satu susunan obyek wisata di Aceh, Benteng Anoi Itam ini sendiri memang menyimpan tidak sedikit sekali nilai sejarah. Benteng ini sebetulnya adalah sebuah perumahan perbentengan dan gudang penyimpanan amunisi.
Jika kita berangjangsana ke area ini, maka anda akan bisa melihat sejumlah buah benteng yang dihubungkan oleh terowongan. Namun, sekarang oleh pemerintah setempat terowongan-terowongan tersebut sudah ditutup. Hal tersebut dilaksanakan untuk ketenteraman masyarakat aceh. Dengan banyaknya jumlah benteng yang terdapat di area ini, maka tidak sedikit orang yang menyinggung bahwa kota Sabang ialah kota Seribu Benteng.
Benteng ini sendiri dipakai oleh Pasukan jepang mengawasi area perairan laut Aceh. Maka tak mengherankan andai kawasan wisata yang satu ini mempunyai keindahan pemandangan yang menakjubkan. Dari area benteng ini, maka pandangan anda akan paling jelas menyaksikan lautan aceh yang membiru. Pastinya urusan ini bakal langsung unik hati siapa saja yang datang berangjangsana ke area benteng ini.
3. Benteng Indra Patra
Benteng Indra PatraAceh memang familiar sebagai di antara pusat penyebaran agama Islam di Indonesia. Provinsi ini merupakan wilayah yang familiar benar-benar menegangkan hukum syariat islam. Namun, siapa yang menduga bahwa jauh sebelum pengaruh islam datang ke Aceh. Banyak sekali pemeluk agama Hindu yang berada di wilayah ini.
Salah satu buktinya ialah keberadaan Benteng Indra Patra. Benteng yang satu ini adalah salah satu bentang yang di dirikan oleh kerajaan Lemur. Sebenarnya, benteng Indra Patra ini sendiri ialah bagian dari suatu kompoleks perbentengan. Kompleks perbentengan itu dapat anda temukan dalam rangkaian Trail Aceh Lhee Sagoe. Dalam rangkaian tersebut ada tiga buah benteng yang tersusun menyusun segitiga.
Sebagai salah satu tujuan lokasi wisata di aceh besar, eksistensi dari benteng yang satu ini memang tidak banyak terlupakan. Benteng yang satu ini dapat dikatakan lumayan kokoh dan gagah, bangunan benteng yang tercipta dari rangkaian batu gunung dengan tebal 2 meter ini memang masih dapat dilihat sisa-sisa kebesarannya. Benteng yang sedang di Pantai Ujong Batee, Desa Ladong, Jalan Krueng Jaya, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, ini masih menjadi salah satu tujuan wisata yang tidak sedikit di kunjungi oleh wisatawan ketika musim cuti telah tiba.
4. Museum Tsunami
Museum TsunamiWisata sejarah di Aceh yang satu ini barangkali agak bertolak belakang jika dikomparasikan dengan tujuan wisata yang lain. Nilai sejarah yang terdapat dan terdapat dalam tujuan wisata yang satu ini, bukanlah tentang penjajahan belanda atau jepang. Seperti namanya Museum Tsunami Aceh ini memang menyimpan sejarah tentang kejadian yang terjadi pada 2004 silam. Tragedi dimana gelombang tsunami menghancurkan Aceh.
Pembuatan Museum ini sendiri memiliki sekian banyak macam tujuan, selain dipakai untuk pendidikan dan tentang para korban yang sudah meninggal. Gedung museum ini juga dapat dijadikan sebagai lokasi perlindungan andai seandainya kejadian yang sama bakal terulang. Museum yang terletak di Jalan Iskandar Muda, Kota Banda Aceh, ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tahun 2008 silam. Kemegahan dan keindahan dari bangunan museum yang satu ini memang tak dapat di abaikan begitu saja.
Barang yang dipajang di Museum ini sendiri memang terdiri dari dagangan yang bersangkutan erat dengan kejadian tsunami pada masa-masa itu. Mereka yang datang berangjangsana ke area ini tak melulu berasal dari aceh saja. Namun tak tidak banyak yang datang dari luar aceh, untuk menyaksikan kemegahan dan kisah mengenai tsunami 2004 silam.
Selain tempat yang dilafalkan di atas, masih ada sejumlah lokasi beda seperti
- Masjid Raya Baiturrahman
- Istana Raja Seruway
- Istana Benua Raja
- Istana Karang
- Benteng Kuta Lubok Aceh
- Taman Sari Gunongan
- Gereja Roh Kudus Aceh
- Sentral Telepon Militer Belanda
- Situs Purbakala Loyang Mendale
- Peninggalan Sejarah Kerajaan Linge
- Mercusuar Williems Toren
- Museum Negeri Aceh
- Makam Sultan Iskandar Muda
Itu tadi sejumlah lokasi wisata sejarah di Aceh yang dapat kalian kunjungi. Selain dapat menjadi sebuah tujuan wisata yang menarik dan menyenangkan. Kawasan itu juga dapat menambah pengetahuan kita tentang sejarah di kota Aceh. Semoga informasi tadi bermanfaat.




Komentar
Posting Komentar